WARNING

WARNING
Tampilkan postingan dengan label benteng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label benteng. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 September 2013

HEADLINE NEWS (12)

Sepertinya Nabi Isa AS sudah tidak sabar lagi menunggu sampai akhir tahun 2013, serangan besar-besaran mulai dilancarkan ke berbagai sarang atau tempat persembunyian gaib jahat/buruk yang bermukim di berbagai tempat. Ada yang sembunyi di gunung, dalam tanah dan lain sebagainya.

Salah satu sarang tempat persembunyian gaib jahat yang paling bandel ada di sekitar kawasan gunung Lokon Sulawesi Utara. Pada tanggal 10 September 2013, wilayah tersebut dibombardir dengan 12 (dua belas) kali letusan gunung dan 2 (dua) kali gempa. Padahal mulai sejak Juli 2011 wilayah tersebut sudah mulai dibersihkan tapi belum bersih-bersih juga.

Apakah Provinsi Sulawesi Utara adalah salah satu wilayah yang ada bangunan benteng terkuat dajjal di Indonesia?
Hanya Tuhan yang maha tahu.

Semoga sekarang ini wilayah tersebut sudah bersih dari gaib jahat/buruk yang suka mengajak kesesatan. Amin.

Jin yang terbuat dari api akan mati juga dengan api, sama saja dengan manusia yang terbuat dari tanah akan mati juga kalau tertimbun tanah longsor.

Selasa, 20 Agustus 2013

HEADLINE NEWS (6) - Update - Update

Akhir tahun 2012 Ratu Adil I pergi berperang tapi tidak jelas di daerah mana atau negara mana karena penulis lupa menanyakan kepada beliaunya.
Saat itu beliau tidak berdaya karena dihadapannya ada benteng yang sangat kokoh berupa tembok tebal yang tidak bisa ditembus. Beliau RA II berusaha untuk menembusnya dan ternyata tidak mampu. Entah, benteng milik siapa...?

Dalam dunia nyata, RA I kemudian bercerita kepada RA II tentang benteng tersebut. Setelah mendengarkan cerita dari RA I, sesaat kemudian RA II kelihatan khusuk berdoa.
Beberapa minggu kemudian, ketika RA II ingat cerita itu maka ditanyakan kepada RA I tentang bagaimana perkembangan benteng yang kokoh tersebut.
Atas dasar permintaan dari RA II yang RA I hormati, maka kemudian dia bermohon dalam hati untuk melihat keadaan benteng tersebut.
Dan hasilnya sangat mengejutkan, benteng kokoh yang berupa tembok itu terlihat sudah berlobang dibagian bawah sebelah kanan dan kiri.

Tadi malam ketika RA II ingat akan benteng tersebut, maka kembali ditanyakan kepada RA I tentang kondisi terkini benteng yang sangat kokoh itu.
Jawaban dari RA I sangat menggembirakan, ternyata benteng itu dulu tempat sembunyinya dajjal laknatullah dan keadaannya sekarang benteng sudah runtuh dan penghuninya sudah pergi semua... Benteng kini dikuasai oleh Nabi Isa AS/Yesus.

Menurut dugaan penulis, benteng ini kemungkinan besar adalah benteng yang terletak di Afghanistan (Khurasan). Kalau betul dugaan penulis maka beberapa bulan kemudian, amerika akan hengkang dari Afghanistan karena kalah perang.
Kita lihat saja nanti, apakah perkiraan penulis benar adanya.

-------------------------- Update

http://www.arrahmah.com/news/2013/06/28/badai-aneh-menghantam-pangkalan-udara-nato-di-afghanistan-80-helikopter-rusak.html

Muhammad Isa Dawud dalam bukunya menyatakan: Al Qazwini menyebut wilayah Khurasan dengan, "Didalamnya ada gunung Kalistan, ada gua seperti istana, ada lorong yang diatasnya manusia berjalan mendekat dan menjauh. Lalu muncul diujungnya cahaya. Kemudian menjadi jelaslah bahwa ia ditutup oleh sejenis tempat berlindung. Disitu ada sumber yang mengalirkan air, yang dihubungkan dengannya ruangan-ruangan seperti lorong panjang. Didalam tempat berlindung itu terdapat lubang besar yang menghembuskan angin sangat kencang, yang tidak mungkin dimasuki oleh siapapun karena hembusannya sangat dahsyat."

Bandingkan dengan ini,
Banyak dijumpai alien berenang di danau Rusia antara lain di Georgia, Kyrgyztan, kota Kavgolov-Leningrat kemudian malahan militer bersua langsung dan berusaha menangkap di danau Baikal.
http://malangnews.blogspot.com/2012/04/ternyata-istana-alien-terletak-di-danau.html#.UhVw7tLQ7LU

----------------------- Update

Benteng tersebut ternyata adalah benteng penahan ya'juj ma'juj keluar. Dan sekarang ya'juj ma'juj berkeliaran.