Ramalan Jayabaya,
164.
Mumpuni sakabehing laku; nugel tanah Jawa kaping pindho; ngerahake jin setan; kumara prewangan, para lelembut ke bawah perintah saeko proyo kinen ambantu manungso Jawa padha asesanti trisula weda; landhepe triniji suci; bener, jejeg, jujur; kadherekake Sabdopalon lan Noyogenggong.
(Menguasai seluruh ajaran (ngelmu); memotong tanah Jawa kedua kali; mengerahkan jin dan setan; seluruh makhluk halus berada di bawah perintahnya bersatu padu membantu manusia Jawa berpedoman pada trisula weda; tajamnya tritunggal nan suci; benar, lurus, jujur; didampingi Sabdopalon dan Noyogenggong)
173.
Nglurug tanpa bala; yen menang tan ngasorake liyan; para kawula padha suka-suka; marga adiling pangeran wus teka; ratune nyembah kawula; angagem trisula weda; para pandhita hiya padha muja; hiya iku momongane kaki Sabdopalon; sing wis adu wirang nanging kondhang; genaha kacetha kanthi njingglang; nora ana wong ngresula kurang; hiya iku tandane kalabendu wis minger; centi wektu jejering kalamukti; andayani indering jagad raya; padha asung bhekti.
(menyerang tanpa pasukan; bila menang tak menghina yang lain; rakyat bersuka ria; karena keadilan Yang Kuasa telah tiba; raja menyembah rakyat; bersenjatakan trisula weda; para pendeta juga pada memuja; itulah asuhannya Sabdopalon; yang sudah menanggung malu tetapi termasyhur; segalanya tampak terang benderang; tak ada yang mengeluh kekurangan; itulah tanda zaman kalabendu telah usai; berganti zaman penuh kemuliaan; memperkokoh tatanan jagad raya; semuanya menaruh rasa hormat yang tinggi)
Apa maksud dari Trisula Weda?
Sudah banyak yang mengartikan Trisula Weda dengan versinya masing-masing sesuai pemahaman yang bersangkutan. Terserah juga kepada setiap orang untuk memilih mana saja yang cocok atau sesuai dengan seleranya.
Penulis juga akan mencoba mengartikan apa maksud dari Trisula Weda.
Trisula Weda bisa berarti:
1. Tiga ajaran, wahyu dari langit yang sebagian besar orang mengakuinya yaitu Taurat, Injil dan Qur'an. Apabila tiga ajaran ini dilaksanakan dengan konsekuen, teguh, pastilah orang yang mengamalkannya akan menjadi bener, jejeg, jujur (benar, lurus dan jujur).
Bisa jadi suatu saat nanti tiga ajaran besar ini akan diringkas, diperas, diinstal ulang dijadikan satu sehingga keluar inti/saripatinya ajarannya yaitu akhlak karimah/berbudi luhur.
Kenapa diinstal ulang?
Supaya Indonesia dan dunia damai, tata tentrem kerta raharja, gemah ripah loh jinawi. Karena selama ini pelajaran tersebut telah disalahgunakan hanya sebagai alat untuk meraih uang dan kekuasaan semata sehingga banyak menimbulkan terjadinya peperangan, bentrok, sikut-sikutan dll. Dan pastilah yang kecil , lemah yang akan kalah.
Klawan Paduka sang Nata, Wangsul maring sunya ruri, Mung kula matur petungna, Ing benjang sakpungkur mami, Yen wus prapta kang wanci, Jangkep gangsal atus tahun, Wit ing dinten punika, Kula gantos kang agami, Gama Buda kula sebar tanah Jawa.
(Berpisah dengan Sang Prabu kembali ke asal mula saya. Namun Sang Prabu kami mohon dicatat. Kelak setelah 500 tahun saya akan mengganti agama Budha lagi (Kawruh Budi), saya sebar seluruh tanah Jawa).
2. Yesus sebagai Satrio Piningit Dunia (RA II) mempunyai tiga senjata andalan untuk membantunya dalam menata kembali dunia (instal ulang) yang sangat setia mendampingi yaitu Satrio Piningit Indonesia/Imam Mahdi (RA I), Pemuda Bani Tamim dengan pasukan hitamnya dan si Hitam Mengkilat. Mereka bertiga mempunyai sifat yang sama: bener, jejeg, jujur (benar, lurus dan jujur).
3. Dalam tradisi spiritual Hindu, trisula adalah simbol mata ketiga.
Dalam mimpinya, RA I melihat bahwa Yesus sedang berdiri di daerah padang pasir sedang mengarahkan pandangannya ke arah timur (Indonesia?) dengan mata ketiganya yang terletak diantara dua kening dan menyorotkan sinar.
Apa fungsi mata ketiga?
Mana yang sesuai, terserah pendapat dan selera masing-masing.
Tulisan ini tidak untuk dipercayai hanya sekedar dongeng menjelang tidur.
Hanya Tuhan yang maha tahu.
================
Update
Ternyata senjata Trisula sudah pernah muncul sekitar tahun 2009-2010 dari telapak tangan kanan RA II ketika sedang membantu mengeluarkan 2 (dua) siluman dari perut seorang teman yang berprofesi sebagai paranormal.
Kejadian ini dilihat secara langsung oleh RA I dengan kasyaf, artinya Trisula berbentuk gaib.
Trisula keluar sendiri dan bisa mengambang di udara. Wujudnya tidak terlalu besar dengan warna emas tua dan ada batu diatas pegangan. Aura Trisula adalah sinar kuning sangat cerah/cemerlang.
Boleh jadi senjata Trisula gaib inilah yang bakal menjadi senjata pamungkas untuk membunuh si dajjal laknatullah yang sosoknya gaib juga.
================
Update
Ternyata senjata Trisula sudah pernah muncul sekitar tahun 2009-2010 dari telapak tangan kanan RA II ketika sedang membantu mengeluarkan 2 (dua) siluman dari perut seorang teman yang berprofesi sebagai paranormal.
Kejadian ini dilihat secara langsung oleh RA I dengan kasyaf, artinya Trisula berbentuk gaib.
Trisula keluar sendiri dan bisa mengambang di udara. Wujudnya tidak terlalu besar dengan warna emas tua dan ada batu diatas pegangan. Aura Trisula adalah sinar kuning sangat cerah/cemerlang.
Boleh jadi senjata Trisula gaib inilah yang bakal menjadi senjata pamungkas untuk membunuh si dajjal laknatullah yang sosoknya gaib juga.








