WARNING

WARNING
Tampilkan postingan dengan label pemuda bani tamim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemuda bani tamim. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Februari 2014

23. TRISULA WEDA - Update

Ramalan Jayabaya,

164.
Mumpuni sakabehing laku; nugel tanah Jawa kaping pindho; ngerahake jin setan; kumara prewangan, para lelembut ke bawah perintah saeko proyo kinen ambantu manungso Jawa padha asesanti trisula weda; landhepe triniji suci; bener, jejeg, jujur; kadherekake Sabdopalon lan Noyogenggong.
(Menguasai seluruh ajaran (ngelmu); memotong tanah Jawa kedua kali; mengerahkan jin dan setan; seluruh makhluk halus berada di bawah perintahnya bersatu padu membantu manusia Jawa berpedoman pada trisula weda; tajamnya tritunggal nan suci; benar, lurus, jujur; didampingi Sabdopalon dan Noyogenggong)

173.
Nglurug tanpa bala; yen menang tan ngasorake liyan; para kawula padha suka-suka; marga adiling pangeran wus teka; ratune nyembah kawula; angagem trisula weda; para pandhita hiya padha muja; hiya iku momongane kaki Sabdopalon; sing wis adu wirang nanging kondhang; genaha kacetha kanthi njingglang; nora ana wong ngresula kurang; hiya iku tandane kalabendu wis minger; centi wektu jejering kalamukti; andayani indering jagad raya; padha asung bhekti.
(menyerang tanpa pasukan; bila menang tak menghina yang lain; rakyat bersuka ria; karena keadilan Yang Kuasa telah tiba; raja menyembah rakyat; bersenjatakan trisula weda; para pendeta juga pada memuja; itulah asuhannya Sabdopalon; yang sudah menanggung malu tetapi termasyhur; segalanya tampak terang benderang; tak ada yang mengeluh kekurangan; itulah tanda zaman kalabendu telah usai; berganti zaman penuh kemuliaan; memperkokoh tatanan jagad raya; semuanya menaruh rasa hormat yang tinggi)

Apa maksud dari Trisula Weda?

Sudah banyak yang mengartikan Trisula Weda dengan versinya masing-masing sesuai pemahaman yang bersangkutan. Terserah juga kepada setiap orang untuk memilih mana saja yang cocok atau sesuai dengan seleranya.
Penulis juga akan mencoba mengartikan apa maksud dari Trisula Weda.






Trisula Weda bisa berarti:

1. Tiga ajaran, wahyu dari langit yang sebagian besar orang mengakuinya yaitu Taurat, Injil dan Qur'an. Apabila tiga ajaran ini dilaksanakan dengan konsekuen, teguh, pastilah orang yang mengamalkannya akan menjadi bener, jejeg, jujur (benar, lurus dan jujur).
Bisa jadi suatu saat nanti tiga ajaran besar ini akan diringkas, diperas, diinstal ulang dijadikan satu sehingga keluar inti/saripatinya ajarannya yaitu akhlak karimah/berbudi luhur.
Kenapa diinstal ulang?
Supaya Indonesia dan dunia damai, tata tentrem kerta raharja, gemah ripah loh jinawi. Karena selama ini pelajaran tersebut telah disalahgunakan hanya sebagai alat untuk meraih uang dan kekuasaan semata sehingga banyak menimbulkan terjadinya peperangan, bentrok, sikut-sikutan dll. Dan pastilah yang kecil , lemah yang akan kalah.

Klawan Paduka sang Nata, Wangsul maring sunya ruri, Mung kula matur petungna, Ing benjang sakpungkur mami, Yen wus prapta kang wanci, Jangkep gangsal atus tahun, Wit ing dinten punika, Kula gantos kang agami, Gama Buda kula sebar tanah Jawa.
(Berpisah dengan Sang Prabu kembali ke asal mula saya. Namun Sang Prabu kami mohon dicatat. Kelak setelah 500 tahun saya akan mengganti agama Budha lagi (Kawruh Budi), saya sebar seluruh tanah Jawa).

2. Yesus sebagai Satrio Piningit Dunia (RA II) mempunyai tiga senjata andalan untuk membantunya dalam menata kembali dunia (instal ulang) yang sangat setia mendampingi yaitu Satrio Piningit Indonesia/Imam Mahdi (RA I), Pemuda Bani Tamim dengan pasukan hitamnya dan si Hitam Mengkilat. Mereka bertiga mempunyai sifat yang sama: bener, jejeg, jujur (benar, lurus dan jujur).

3. Dalam tradisi spiritual Hindu, trisula adalah simbol mata ketiga.
Dalam mimpinya, RA I melihat bahwa Yesus sedang berdiri di daerah padang pasir sedang mengarahkan pandangannya ke arah timur (Indonesia?) dengan mata ketiganya yang terletak diantara dua kening dan menyorotkan sinar.




Apa fungsi mata ketiga?

Mana yang sesuai, terserah pendapat dan selera masing-masing.
Tulisan ini tidak untuk dipercayai hanya sekedar dongeng menjelang tidur.
Hanya Tuhan yang maha tahu.

================
Update

Ternyata senjata Trisula sudah pernah muncul sekitar tahun 2009-2010 dari telapak tangan kanan RA II ketika sedang membantu mengeluarkan 2 (dua) siluman dari perut seorang teman yang berprofesi sebagai paranormal.
Kejadian ini dilihat secara langsung oleh RA I dengan kasyaf, artinya Trisula berbentuk gaib.
Trisula keluar sendiri dan bisa mengambang di udara. Wujudnya tidak terlalu besar dengan warna emas tua dan ada batu diatas pegangan. Aura Trisula adalah sinar kuning sangat cerah/cemerlang.

Boleh jadi senjata Trisula gaib inilah yang bakal menjadi senjata pamungkas untuk membunuh si dajjal laknatullah yang sosoknya gaib juga.

Sabtu, 18 Januari 2014

HEADLINE NEWS (23, 24, 25, 26, 27) ### AWAS, PUING ISON MENGHANTAM BUMI!!! ### - Update

5 (lima) dongeng menjelang tidur.

1. Seminggu yang lalu terlihat Yesus di langit tengah menahan awan.

Apa yang terjadi pada pertengahan Januari ini?
Yap, kita ketahui bersama bahwa hujan deras melanda merata diseluruh Nusantara sehingga banjir bandang terjadi dimana-mana... Jakarta, Manado (Sulawesi Utara), Sulawesi Selatan, Padang, Jawa Tengah, Jawa Barat dll. Yesus sepertinya ketika itu sedang menahan awan supaya awan terkumpul dulu dalam jumlah yang sangat banyak dan segera dilepas apabila sudah dirasa air hujan cukup untuk menenggelamkan Indonesia.
Bisa jadi, lakonnya adalah "SP Ngamuk"




Banjir bandang Manado

2. Terlihat RA II sedang memegang ampop hitam.

Berisi apakah amplop tersebut?
Surat Keputusan? Pemberitahuan? Atau apa?

Entah ada hubungannya apa tidak, sekitar beberapa hari kemudian Pemuda Bani Tamim terlacak keberadaannya.



Pemuda Bani Tamim

3. Tanggal 17 Januari dini hari, RA I mimpi memecah telur.

Sepertinya perang sudah dimulai karena RA I mimpi melihat deretan telur dan telur yang terbesar kemudian dipecah. RA I sebagai pembuka serangan untuk hal-hal yang menjadi wewenangnya.


Telur dipecah

4. Tanggal 17 Januari malam hari, terlihat pasukan Panji Hitam ada di Jakarta

Pemuda Bani Tamim (PBT) melihat bahwa pasukan Panji Hitam terlihat sangat banyak di Ibukota RI sedangkan pasukan Panji Putih sangat sedikit.


Pasukan Panji Hitam

Semakin jelas tergambarkan bahwa peperangan akan segera dimulai karena dilevel bawah yaitu pasukan Panji Hitam sedang melakukan invansi menindaklanjuti serangan yang sudah dilakukan oleh RA I.
Sedangkan pasukan Panji Putih adalah sebagai tim penyelamat yang akan menolong siapa saja yg perlu ditolong.

5. Tanggal 17 Januari malam hari, terlihat oleh salah seorang anak asuh RA II bahwa di langit terlihat ada hujan meteor atau api.

Sebuah kejadian nyata atau bisa jadi adalah kiasan dari "matahari" mulai menyerang.

Puing-puing komet ISON akan menghantam bumi 12-19 Januari 2014


http://www.youtube.com/watch?v=7ScC8QyF47A

------------------------------------
Update,

Tulisan ini selesai dan diunggah menjelang shalat subuh. Ketika zikir saat selesai shalat subuh, penulis dapat ilham bahwa apa yang dilakukan oleh RA I yaitu memecah telur yang terbesar adalah benar adanya. Mengapa? Ya, karena telur terbesar itu adalah puing/potongan komet ISON yang terbesar.
Jadi puing terbesar dari komet ISON sudah dimusnahkan oleh RA I, sedangkan puing-puing kecil dari komet ISON masih ada dan akan tetap menghantam bumi.
Semoga kita semua selamat, amin.

Benar apa tidaknya, hanya Allah SWT Yang Maha Tahu.

Rabu, 15 Januari 2014

BREAKING NEWS (5) PEMUDA BANI TAMIM

Sabda Nabi Muhammad SAW, 
“Al-Mahdi akan datang setelah muncul Panji-Panji Hitam dari sebelah timur yang mana pasukan itu selalu tidak pernah kalah dengan pasukan manapun. (Ibn Majah)

Telah mengeluarkan Tabrani dalam Al Ausat, dari Ibnu Umar bahwa Nabi SAW telah mengambil tangan Ali dan bersabda :
“Akan keluar dari sulbi ini pemuda yag memenuhi dunia dengan keadilan (Imam Mahdi).
Bilamana kamu melihat yang demikian itu, maka wajib kamu mencari Putera dari Bani Tamim, dia datang dari sebelah Timur dan dia adalah pemegang panji-panji Al Mahdi”. 
(dari kitab Al Hawi lil Fatawa oleh Imam Sayuti).


Pasukan yang dipimpin oleh Pemuda Bani Tamim - Pasukan Panji Hitam


Setelah pencarian Imam Mahdi dan Yesus sudah tuntas, giliran mencari gaib Pemuda Bani Tamim (PBT) yang kehadirannya seharusnya dalam 1 paket yang tidak bisa dipisahkan.
Pencarian yang berbulan-bulan ini telah membawa hasil dan anehnya (seperti sudah takdirNya) yang bersangkutan muncul sendiri, bukan memperkenalkan diri tapi mudah ditebak.
Gaib pemuda inilah yang mempunyai/memimpin pasukan berpanji/berbendera hitam bernama KARAK dan pasukan Karak inilah yang ikut dipertempuran Baratayudha dan pertempuran Kresno.

Lokasi keberadaan beliau tetap sama dengan sosok IM dan Yesus... Profesinyapun tidak jauh berbeda... tukang soldir!
Kemunculannya pada tahun 2010 saat menjaga sosok kembaran Nabi Isa/Yesus yang tengah bertapa tidur, menjaga Big Bosnya dari mara bahaya.

Siapa sesungguhnya keturunan Bani Tamim? Untuk hal ini terdapat perbedaan ijtihad di kalangan ulama. Di kalangan bangsa Arab ada satu kabilah yang bernama Tamim. Kabilah Tamim ini adalah satu kabilah dari bangsa Quraisy yang mendiami kawasan sekitar kota Makkah. Di antara sahabat yang berasal dari kabilah Tamim ialah sahabat yang paling setia kepada Rasulullah SAW,yaitu Abu Bakar as-Siddiq RA.

Pemuda ini adalah seorang yang keturunan Bani Tamimnya telah bercampur dengan bangsa dari timur, ia lebih dikenal sebagai orang dari bangsa Timurnya daripada suku Tamimnya. Jika orang bertanya kepadanya, “Darimana engkau berasal?” Ia akan menjawab, “Dari Timur.” Jika ditanya pula, “Apa kebangsaanmu?” Pemuda Bani Tamim akan menjawab, “Aku dari bangsa Timur.” Keterangan ini dijelaskan oleh Imam Suyuti dalam kitabnya al-Jami’us Soghir.

Nabi SAW menjelaskan bahawa Pemuda Bani Tamim itu memang bukan berkulit Arab karena orang Arab biasanya berkulit merah atau putih kemerah-merahan.

Dia bertutur dengan bahasa Ajam bukan bahasa Arab. Pemuda ini sehari-harinya bertutur dengan bahasa lokal tempat ia hidup. Namun dia juga tetap bisa bertutur dalam bahasa Arab dengan baik dan fasih, sesuai dengan pendidikan dan suasana keluarganya yang mendorongnya mampu menguasai bahasa Ajam dan Arab.

Dan dialah yang ikut bersama Imam Mahdi mendampingi Yesus berhaji (Hadits)