WARNING

WARNING
Tampilkan postingan dengan label sby. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sby. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Agustus 2013

PERINGATAN DINI (1)

Mas Puji spiritualis muslim sahabat dari Ratu Adil (RA) beberapa waktu yang lalu memberitahukan kepada RA II bahwa sekitar akhir tahun akan terjadi "sesuatu", entah apa maksud dari kata "sesuatu".

Pendapat mas Puji tidak bisa diremehkan karena beliaulah -- menurut perkiraan penulis -- orang yang pertama kali menemukan bahwa pak T ketempelan Nabi Isa/Yesus sekitar 9 tahun lalu. Ketika saat itu belum ramai orang mencalonkan diri jadi Satrio Piningit (SP) di blog tapi mas Puji sudah menemukan keberadaan Nabi Isa. Blog ramai membicarakan soal SP baru sekitar tahun 2009an, saat menjelang pemilihan presiden/pilpres.

Mas Puji juga yang pernah memberitahukan kepada RA II bahwa Sby tidak bisa sampai akhir masa jabatan, akan lengser di akhir masa jabatan.
Setelah penguasa lengser maka akan ada pengganti penguasa, yang juga tidak mampu menangani carut marut negeri ini yang sangat parah. Karena suasana yang tidak karuan maka tidak terjadi pemilihan presiden/pilpres pada 2014.

Apakah yang dilihat oleh mas Puji adalah skenario dari langit, Allah SWT?
Kita tunggu saja nanti, waktu akan menjawab.

Rabu, 14 Agustus 2013

(Selingan) SBY TIDAK DISUKAI OLEH SI HITAM MENGKILAT?

Selingan tulisan sambil menunggu tulisan utama.
-----------------------------------------------

Si Hitam Mengkilat anak buahnya Nabi Isa/Yesus (JS) yang berkarakter keras dan lurus sepertinya tidak menyukai kedatangan Pemimpin negeri ini ke Surabaya sebagai pusatnya (base camp) gerakan penataan ulang dunia atau restrukturisasi global yang dimulai pada tahun 2012, ataukah hanya gejolak alam biasa?

Prajurit TNI Gerak Cepat Rapikan Baliho Roboh di Acara yang Dihadiri SBY
Selasa, 02/07/2013 09:35 WIB

Surabaya - Dua baliho raksasa bergambar Presiden SBY, Panglima TNI Jenderal Agus Suhartono, dan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo tumbang akibat dihantam hujan dan angin kencang. Prajurit TNI pun sibuk untuk merapihkan baliho tersebut.

Kejadian ini terjadi di Akademi Angkatan Laut (AAL), Wilayah Bumimoro, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (2/7/2013). Acaranya adalah pelantikan 735 perwira TNI/Polri yang dihadiri presiden, Panglima TNI, dan Kapolri.
Acara yang seharusnya dimulai pukul 09.00 WIB ini terpaksa diundur 30 menit. Belasan prajurit TNI langsung bahu membahu merapihkan kembali baliho tersebut.

"Petugas, agar pohon trambesi dipotong saja," pinta petugas melalui pengeras suara.

Baliho pertama berisi foto Presiden SBY, Panglima TNI Agus Suhartono dan Kapolri Jend. Timur Pradopo. Sedangkan baliho berikutnya adalah gambar SBY saat menyematkan tanda kelulusan bagi perwira TNI/Polri.

Kencangnya angin membuat baliho gambar SBY yang tengah melantik perwira itu roboh sebagian. Tidak beberapa lama, bendera merah putih yang tengah berkibar juga turun bahkan hingga setengah tiang. Posisi bendera pun tidak lagi beraturan.
Puncak kejadian adalah saat baliho bergambar presiden, Panglima TNI dan Kapolri tumbang. Tiang-tiang penyangga tidak sanggup menahan terpaan angin kencang. Baliho itu pun akhirnya tidak terlihat lagi bentuknya.

Saat ini kedua baliho sudah tidak lagi terlihat. Petugas terpaksa meratakan baliho tersebut. Bagaimana dengan bendera merah putih? Setelah dua kali insiden pada bendera, merah putih kini tidak lagi dikibarkan.
Saat seluruh kejadian berlangsung, Presiden SBY belum tiba di lokasi.