WARNING

WARNING
Tampilkan postingan dengan label segitiga putih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label segitiga putih. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Januari 2014

22. SEGITIGA PUTIH (koreksi)

RA 1 dan RA 2 memiliki tanda Segitiga Putih terbalik gaib ditelapak tangan. Pertanyaan tentang apa itu Segitiga Putih terbalik ini akhirnya mendapat jawaban lewat mimpi, bahwa ternyata Segitiga Putih merupakan tempat ruhnya si Hitam Mengkilat (koreksi) dan terletak di suatu lembah.
(Baca Manusia Penghuni Langit di Headline News 3,
http://timratuadil.blogspot.com/2013/08/headline-news-3.html)




Apakah arti Segitiga Putih terbalik?
Kemungkinan artinya adalah Pengingat.




Tanbihun.com – Pada tiap-tiap lembaran pertama dari kitab-kitab Tarjamah Syar’iyah karangan KH Ahmad Rifa’i, kalimat demi kalimat tersusun rapi berbentuk segi tiga kerucut memanjang ke bawah seperti, gambar gunung terbalik. Begitu juga pada lembar terakhir. Gambar rekayasa ini bukan sekedar lambang yang tidak mempunyai maksud, melainkan mengandung makna yang cukup dalam. Di antara makna lambang itu ialah :

Tanbihun ( pengingat ), Bahwa renovasi dan purifikasi yang direntangkan dihadapan umat, Ia mengingatkan umat agar segera kembali kepadaAl-Qur’an dan Sunnah Rasul, karena selama ini umat Islam sudah banyak yang menyimpang dari tatanan yang sebenarnya, baik dari kalangan elit agama ataupun orang biasa.
http://tanbihun.com/fikih/rahasia-segi-tiga-gunung-terbalik-dalam-kitab-rifaiyah/#.Uut2Jj1_u3N

Mengingatkan orang-orang yang terlupa? Berarti RA 1 dan RA 2 sebenarnya adalah sebagai pengkotbah/pendakwah/ustadz
Atau pengingat supaya kumpul kembali di Lembah Gembala?

Yesus di Lembah Gembala Dekat Betlehem
Yesus meninggalkan Bet-Araba dengan diikuti banyak dari para pendengar-Nya, menuju Lembah Gembala sekitar tiga setengah jam jauhnya. Sekali, aku melihat-Nya bersama para murid di bawah sebuah naungan terbuka menyantap jagung dan buah-buah berry merah yang mereka kumpulkan dalam perjalanan. Kemudian para murid berpisah, masing-masing mengambil jalan yang berbeda; Yesus telah menetapkan tempat di mana mereka hendaknya menggabungkan diri dengan-Nya lagi.


Foto dari lembah gembala di kota Beit Sahour, 
di pinggiran Bethlehem (tempat pengumuman malaikat untuk "gembala di bidang terdekat mereka.")
http://jesustrail.com/blog/christmas-in-bethlehem

Kamis, 15 Agustus 2013

HEADLINE NEWS (3)

Rasulullah pernah mengisyaratkan, tentang keberadaan sesosok manusia “Penghuni Langit”, yang bernama Uways (Uwais) Al Qorni.
Rasulullah SAW bersabda : “Kalau kalian ingin berjumpa dengan dia (Uwais al-Qorni), perhatikanlah, ia mempunyai tanda putih ditengah-tengah telapak tangannya.” Sesudah itu beliau, memandang kepada Ali bin Abi Thalib r.a. dan Umar bin Khattab r.a. lalu bersabda : “Suatu saat apabila kalian bertemu dengan dia mintalah do’a dan istighfarnya, karena dia adalah penghuni langit dan bukan penghuni bumi
Uwais adalah seorang pemuda bermata biru, rambutnya merah, pundaknya lapang panjang, dengan kulitnya kemerah-merahan. Pemuda dari Yaman ini tak punya sanak famili kecuali hanya ibunya yang telah tua renta dan menderita lumpuh. Untuk mencukupi kehidupannya sehari-hari, Uwais bekerja sebagai penggembala kambing.
Mayoritas Ulama berpendapat, istilah “Penghuni Langit” yang disandang oleh Uwais, dikarenakan baktinya yang sangat luar biasa kepada ibunya.

Suatu ketika, Uwais al-Qorni turut bersama rombongan kafilah menuju kota Madinah dan akhirnya bertemu dengan Umar ra dan Ali bin abi Thalib. Saat itu Khalifah Umar r.a. berjanji untuk menyumbangkan uang negara dari Baitul Mal kepada Uwais, untuk jaminan hidupnya.
Segera saja Uwais menolak dengan halus dengan berkata : “Hamba mohon supaya hari ini saja hamba diketahui orang. Untuk hari-hari selanjutnya, biarlah hamba yang fakir ini tidak diketahui orang lagi”.

Beberapa waktu kemudian, tersiar kabar kalau Uwais al-Qorni telah meninggal dunia. Anehnya, pada saat dia akan dimandikan tiba-tiba sudah banyak orang tak dikenal yang berebutan untuk memandikannya. Dan ketika dibawa ke tempat pembaringan untuk dikafani, di sana sudah ada orang-orang yang menunggu untuk mengkafaninya.

Demikian pula ketika masyarakat pergi hendak menggali kuburnya. Di sana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai. Ketika usungan dibawa menuju ke pekuburan, luar biasa banyaknya orang yang berebutan untuk mengusungnya.
Dan Abdullah bin Salamah menjelaskan, “ketika itu aku ikut mengurusi jenazahnya hingga aku pulang dari mengantarkan jenazahnya. Lalu aku bermaksud kembali ke tempat penguburannya untuk memberi tanda pada kuburannya, akan tetapi sudah tak terlihat lagi adanya bekas kuburannya.(Moksa)
(Abdullah bin Salamah adalah orang yang pernah ikut berperang dalam satu pasukan, bersama Uwais al-Qorni di masa pemerintahan Umar Ibnu Khattab r.a.).
Meninggalnya Uwais al-Qorni telah menggemparkan masyarakat kota Yaman. Banyak terjadi hal-hal yang amat mengherankan. Sedemikian banyaknya orang yang tak dikenal berdatangan untuk mengurus jenazah dan pemakamannya, padahal Uwais adalah seorang fakir yang tak dihiraukan orang.
http://kanzunqalam.wordpress.com/2011/04/24/misteri-anunnaki-alien-di-masa-kehidupan-rasulullah/

Catatan: RA I & RA II mempunyai tanda segitiga putih ditengah telapak tangannya.