WARNING

WARNING
Tampilkan postingan dengan label presiden ri 2014. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label presiden ri 2014. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Agustus 2014

32. HATI-HATI/WASPADA GORO-GORO SEGERA DIMULAI & AKAN DIADAKAN PENOBATAN - Update





Berita dari Tim Ratu Adil:

Gambar yang diterima RA 1: Sebuah alun-alun yang dipenuhi oleh lautan manusia dan orang-orang (ghaib) hebat diantaranya Yesus, Budha, Semar, RA 2 dengan baju hitamnya, para raja dan lain sebagainya dan adanya suara yang mengatakan akan segera diadakan "PENOBATAN" serta tunggu saja waktu/saatnya.



(Penobatan SPkah atau penobatan Presiden RI atau penobatan SP merangkap sebagai Presiden RI? Who's know...?)




Gambar yang diterima RA 2: Jokowi kalah dan batal jadi Presiden RI.


Berita dari Tim Soldir (anak buah RA 2):

Berita dari Ripin (diulang 3x): Ada kegaduhan dari wilayah timur sampai ke barat di NKRI
Berita dari Eko: 1. Terjadi tawur massa. 2. Bencana alam besar di wilayah barat (Banten/Jabar?)







(Tawur massa (kegaduhan?) dan masal akibat geng merah pendukung Jokowi tidak terima karena jagoannya batal dilantik jadi Presiden RI? Who's know...? Bencana alam besar berupa gempa atau tsunami atau apa? Who's know...?)

Hanya Gusti Allah Yang Maha Tahu.
----------------------------------------------
Update:


Jika manusia yang berakhlak mulia sudah jarang di Indonesia dan orang-orang baik tidak kuasa lagi membendung lajunya Jokowi menjadi Presiden RI, maka bisa jadi Tuhan Allah Yang Maha Kuasa sendirilah (lewat alam) akan menghancurkannya sehancur-hancurnya sebagai pelajaran sekaligus hukuman.


KEJADIAN ANEH DI RSU MATARAM & NASIB PRESIDEN RI KE-7; “Kekuasaan Presiden RI Ke-7 Hanya Bisa Diselamatkan Jika…???”




saya mendapatkan mimpi yg sangat aneh mengenai sejarah kemunculan Presiden-Presiden Indonesia, mulai dari Presiden pertama Bung Karno; sampai Presiden ke-8. Presiden ke-8, berarti Presiden yg akan muncul setelah Pak Jokowi.
-----------------------------

kemunculan Presiden RI ke-8 akan berlangsung terlalu cepat, sesuai dengan kelahiran anak ke-8 dari Ibu Muslimah Berjilbab itu yg berlangsung secara cepat akibat PRECIPITATUS.
-----------------------------

“Jika Pak Jokowi bukan turunan MAJAPAHIT, artinya dalam diri Pak Jokowi tidak mengalir DARAH HAYAM WURUK (Raja Ke-4 Kerajaan Majapahit), maka, walau sebenarnya saya merasa tidak nyaman untuk mengatakan ini, namun saya harus jujur dan terbuka katakan bahwa; “Pak Jokowi tidak akan berkuasa sampai 1 Januari 2019″.





MISTERI DAUN PALMA DI GEREJA ST. YOSEF DENPASAR & PRESIDEN RI KE-7 (Apakah Bencana Besar Akan Melanda RI-TL Setelah Presiden RI ke-7 Muncul?)



Setelah mengucapkan kalimat itu, tiba-tiba saya melihat ada sebuah pita berwarna MERAH PUTIH terikat di kepala pria paruh baya itu, dan dalam pita itu terdapat kata-kata; “PRESIDEN RI KE-7″.
-------------------------

Begitu tsunami mencapai titik di mana saya dan Presiden RI ke-7 sedang bergelantungan, saya melihat terjangan gelombang tsunami yg sangat keras menghantam Presiden RI ke-7. Pegangan Presiden RI ke-7 terlepas dan akhirnya Presiden RI ke-7 jatuh ke bawah ikut terhanyut bersama lautan manusia yg sudah lebih dulu hanyut. Tubuh Presiden RI ke-7 tidak lagi kelihatan.


Senin, 27 Januari 2014

Selingan (PERAMAL YANG TIDAK NGETOP TAPI SELALU TEPAT)

dr ludjiono

Kamis, 02 September 2010

MENGUNGKAP MISTERI RAMALAN TANAH JAWA



“ SAK BEJO BEJANING SING LALI ISIH BEJO SING ELING LAN WASPODO “

Ada ramalan yang berbunyi “WONG JOWO KARI SEPARO CINO LONDO KARI SAK JODO”.
Saya dr.LUDJIONO khawatir ramalan ini akan benar-benar segera terjadi. Hal ini berdasar naluri saya dimana sebagian besar naluri atau prediksi saya yang telah dimuat di media massa terbukti menjadi kenyataan, prediksi tersebut antara lain :
1.       Jauh sebelum Soeharto lengser saya memprediksi penggantinya adalah Habibie dan pengganti Habibie adalah Gus Dur, tulisan ini dimuat di surat pembaca harian Surya dengan judul “ASET BANGSA” dan dengan judul “ANDAI CHAIRIL ANWAR MASIH HIDUP”.
2.    Setelah Habibie menjadi Presiden saya memprediksi Presiden berikutnya adalah “Gus Dur” Prediksi ini dimuat di :
-          Pembaca Menulis JAWA POS dengan Judul “SATRIO PININGIT ITU GUS DUR”
-   Harian SURYA, surat pembaca dengan judul “SATRIO PININGIT DAN KONVOI JALANAN” dan dengan judul “ SALAM UNTUK PRESIDEN RI KE EMPAT GUS DUR”
-          Majalah LIBERTY dengan judul “SATRIO PININGIT ITU GUS DUR”
-         Buku Megawati Karangan wartawan “POSMO” disini disampaikan pendapat orang diantaranya pendapat Putri Wong Kamfu, mereka ada yang berpendapat pengganti Habibie adalah Wiranto, Sultan Hamengkubuwono X dll. Disini saya nyatakan pengganti Habibie adalah Gus Dur.
3.       Dalam masa seratus hari pemerintahan Gus Dur ada  Demonstrasi ketika itu saya diwawancarai wartawan POSMO dan wawancara itu dimuat di majalah “POSMO” dalam wawancara itu saya nyatakan bahwa kalau Amien Rais menjatuhkan Gus Dur maka Amien Rais tak akan pernah menjadi Presiden RI
4.   Jauh sebelum Susilo Bambang Yudhoyono jadi Presiden saya nyatakan Susilo Bambang Yudhoyono akan menjadi presiden RI ke 6 dimuat dihalaman 08, 09, 10, 11 Majalah Liberty Edisi No. 2195 Tanggal 1 – 10 Mei 2004.
5.       Ketika Timor-Tmur lepas saya diwawancarai wartawan majalah BANGKIT meminta prediksi saya tentang masa depan Aceh, saya nyatakan Aceh soal mudah dan akan tetap menjadi bagian RI.
6.       Dll.
Kembali pada ramalan “WONG JOWO KARI SEPARO CINO LONDO KARI SAK JODO”.
Lebih kurang 10 tahun lalu pernyataan saya tentang akan pindahnya Ibu Kota Negara telah dimuat oleh Majalah “ POSMO”, pindahnya Ibu Kota Negara ini menurut saya ada kaitan dengan ramalan diatas “WONG JOWO KARI SEPARO” artinya karena Ibu Kota Negara pindah ke pulau lain maka orang Jawa banyak yang pergi ke Ibu Kota Baru sehingga Penduduk tanah Jawa berkurang, namun yang mengkhawatirkan adalah akan adanya “GORO-GORO” seperti yang diramalkan Paranormal Permadi, S.H.
Kesimpulan penyebab Wong Jowo Kari Separo adalah karena Ibu Kota Pindah dan karena terjadinya “GORO-GORO”.
Sedang ramalan yang menyatakan “CINO LONDO KARI SAK JODO” adalah berarti tidak ada lagi bangsa Cina atau bangsa Belanda di Negeri ini. Yang ada hanya Duta besar Cina dan Duta besar Belanda.
Tuntas sudah pengungkapan Misteri Ramalan yang berbunyi “WONG JOWO KARI SEPARO CINO LONDO KARI SAK JODO”. Yang selama bertahun-tahun bahkan beratus-ratus tahun menjadi misteri di Tanah jawa.
Episode berikutnya akan kami ungkap misteri Ramalan Tanah Jawa tentang akan adanya Tujuh Presiden berturut-turut di tanah Jawa.
Saat ini enam Presiden sudah benar-benar terjadi lantas siapa Presiden RI ke tujuh.
Jawabannya ada di episode dua “MENGUNGKAP MISTERI RAMALAN TANAH JAWA”
Bapak Mario Teguh ketikabincang-bincang dengan Audiennya bertanya, enak mana makan gratis dengan makan bayar..? audien dengan kompak menjawab enak makan gratis, ternyata Pak Mario Teguh dengan tegas mengatakan.SALAH! sebab yang gratis Cuma cabenya, sedang yang bayar boleh memilih sesukanya.
Karena itu hargailah dirimu, yang gratis-gratis itu biasanya untuk keluarga miskin.
Untuk menghargai pembaca tulisan ini yang ingin membayar Boleh,..minimal Rp. 10.000,- untuk warga miskin gratis.
Caranya dengan mengirim ke nomor Rekening 029 225 5217 Bank Pembangunan Daerah Cabang Situbondo atas nama dr. Ludjiono.


EPISODE 2
Seperti tertulis di episode yang lalu, episode 2 ini akan mengungkap Misteri Ramalan Tanah Jawa tentang adanya 7 Presiden berturut-turut di tanah jawa.
Ramalan ini saya dapat dari wartawan majalah “BANGKIT” saat mewawancarai saya dan diyakininya Ramalan itu ditulis R. Ngabehi Ronggo Warsito dari Kraton Surakarta, betul tidaknya saya tidak tahu. Dari 7 Presiden tersebut saya sudah mengungkap beberapa diantaranya, urutan 7 Presiden ini sepertinya tak boleh dibolak balik seperti yang saya lihat di suatu majalah dimana urutan ke 4 menjadi urutan ke lima dan sebaliknya urutan ke 5 menjadi urutan ke 4. Sebab masing-masing nama disitu mengandung makna sandi (Sanepo) dimana kejadiannya berurutan sesuai nomor urutnya sebagai berikut :
1.       SATRIO KINUNJORO MURWO KUNCORO
Artinya Presiden pertama ini hidupnya sering dipenjara atau ditahanan namun namanya termashur atau terkenal melampaui zamannya.(BUNG KARNO)
2.       SATRIO WIBOWO KESANDUNG KESAMPAR
Artinya Presiden kedua ini sangat ditakuti namun dia diakhir pemerintahannya menjadi terhujat.(SOEHARTO)
3.       SATRIO JINUMPUT SUMELO ATUR
Artinya presiden ketiga diambil begitu saja dengan kesepakatan untuk mengisi kekosongan sementara waktu. (B.J.HABIBIE)
4.       SATRIO PININGIT HAMONG TUWUH
Artinya Presiden keempat ini dibatasi penglihatan matanya namun mampu menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara yang disebut orang dengan “Pluralisme”.(K.H ABDURRAHMAN WAHID / Gus Dur)
5.       SATRIO LELONO TOPO NGRAME
(Ayam ketika menetaskan telurnya disebut ngeram, ini biasanya dilakukan oleh ayam betina) Artinya Presiden ke lima ini adalah seorang perempuan dan sebagian besar hidupnya disumbangkan untuk menolong orang yang mendapat kesusahan, rakyat miskin dll yang sekarang dikenal sebagai pembela “Wong Cilik”. (Megawati Soekarno Putri)
6.       SATRIO BOYONG PAMBUKANING GAPURO
Artinya dimasa Presiden ke 6 ini banyak orang boyong (pindah) boyongnya bisa karena banjir, gempa bumi, gunung meletus, tsunami, lumpur, di gusur dll dan diakhir masa pemerintahannya akan ada kejadian luar biasa. (Susilo Bambang Yudhoyono)
7.       SATRIO PINANDHITO SINISIHAN WAHYU
Artinya Presiden ke 7 RI nanti adalah orang yang “Mumpuni”, bergelar Profesor doktor, ahli ilmu tata negara ( sehingga tak mudah dipermalukan seperti saat ini ), pernah jadi Menteri (eksekutif), jadi anggota DPR dan Pimpinan MPR (Legislatif) dan pernah jadi ketua Lembaga Tinggi Yudikatif. Dia juga berani , jujur dan tegas, ini dibuktikan dengan keberaniannya membuka rekaman pembicaraan Mafia Hukum di depan Pengadilan. Bahkan keberaniannya ditegaskan dengan kalimat “ kalau saya Presiden…..”
                Selamat Pak, Insya Allah anda akan benar-benar menjadi Presiden RI dan Saya Orang pertama yang memberi salam pada Presiden RI ke 7  “MAHFUD M.D”
Jadi Presiden ke 7 RI adalah “MAHFUD M.D” dan dia benar-benar murni didukung Rakyat (SINISIHAN WAHYU).
Tahun 2004 saya menjagokan SBY jadi Presiden ( Dimuat Majalah Liberty dalam 2 edisi penerbitan) tahun 2009 saya menjagokan lagi tapi dengan catatan dia akan jatuh ditengah jalan kalau melanggar melanggar banyak rambu-rambu (dimuat majalah POSMO) meski demikian saya merasa tidak mendapat apa-apa, saya lebih banyak melihat kejadian yang tidak membanggakan atau mengenaskan, untuk itu saya tidak akan lagi menjagokannya kalau ada orang yang ingin menjagokan untuk yang ketiga kalinya. Pak Amien Rais bilang usulan Presiden 3 Periode dagelan. Ya pak, tapi dagelan ini menghasilkan uang dan kekuasaan. Dengan selesainya prediksi Presiden ke 7 RI ini maka tuntas sudah saya mengungkap Misteri Ramalan tentang adanya 7 Presiden berturut-turut di tanah Jawa.


EPISODE berikutnya mengungkap Misteri Ramalan Joyoboyo tentang tanda-tanda Wong Cilik Biso Gumuyu yaitu ramalan yang berbunyi….” SABUKLEBU LIR MAJENUN TUDANG TUDING ANGITUNG JIWANING KAWULO” dan itu mungkin Episode terakhir karena tulisan ini kurang peminatnya kalaupun ada sepertinya hanya warga miskin. Padahal sebenarnya orang Jawa ini sebelumnya adalah bangsa yang besar dan berkemampuan luar biasa atau super dan tidak kalah dengan bangsa-bangsa lain, bahkan diatas atau minimal sama dengan bangsa lain. Gara-gara ada 2 madzab yaitu madzab Kumbokarno dan madzab Hantu Padang Karautan yang banyak dianut sebagian besar penduduk negeri ini maka Wong Jowo kondisinya seperti sekarang, banyak yang berjiwa Kerdil dan bermental Jongos ( akan ditulis di episode mendatang ).
                                                                                                                                                Terima Kasih


EPISODE 3
Episode 3 ini akan mengungkap misteri ramalan dimana “ Wong Cilik Biso Gumuyu “ yang ditandai dengan adanya orang “………Sabuk Lebu Lir Majenung Tudang Tuding Angitung  Jiwaning Kawulo “. Ramalan ini saya dapat dari pelajaran sekolah dasar di tahun enam puluh tujuh puluhan. Saya bisa merasakan betapa sedih dan pedihnya hati Prabu Kameswara ( NOSTRADAMOS VAN JAVA ) ketika mulai menulis ramalan yang terkenal dengan nama “ Jongko Joyo Boyo “ ini siapa yang tak sedih kalau melihat kelak rakyat tanah Jawa akan menjadi budak. Meski hidup di  Negeri sendiri yang kaya raya tetapi tak punya hak apa-apa kecuali tunduk dan patuh pada keinginan penguasa yang zalim. Saya yakin Raja Kediri menangis bercucuran air mata ketika menulis ramalan ini (tidak seperti pemimpin zaman sekarang menangis bukan karena melihat penderitaan rakyat tapi menangis karena di isin-isin atau diolok-olok). Namun untung masih ada secercah cahaya nun jauh diujung sana.
Cahaya itu mengatakan “ Wong Cilik Biso Gumuyu “. Rakyat sejahtera adil makmur aman sentosa. Hal ini akan terjadi bila ada tanda-tanda, ada orang “………Sabuk Lebu Lir Majenung Tudang Tuding Angitung  Jiwaning Kawulo “.
Ada orang yang berani memperjuangkan hak rakyat tanpa memperdulikan keadaan dirinya sehingga orang mengatakan mirip orang gila. Seperti diketahui Wong Jowo semula adalah bangsa yang besar dalam artian bangsa yang maju berharga diri tinggi dan kemampuan luar biasa (bukan bangsa yang berjiwa kerdil dan bermental jongos). Hal ini bisa dilihat dari peninggalan -peninggalan bangsa jawa yang pasti akan membuat terperangah dan terkagum-kagum bagi logika normal.    

Bayangkan dari ratusan negara yang ada di dunia hanya ada beberapa keajaiban salah satunya ada di Jawa, tembok besar di Cina, Piramid di Mesir, Jawa punya Borobudur.
Dari ratusan negara yang ada di dunia hanya ada beberapa yang punya aksara salah satunya adalah aksara Jawa Ho No Co Ro Ko.
Dari ratusan negara yang ada di dunia hanya ada beberapa negara yang punya Kalender (Tahun) Tahun Masehi, Tahun Hijriyah dll Bangsa Jawa punya tahun Saka.
Mungkin di dunia ini hanya bangsa Jawa yang punya bahasa bertingkat-tingkat ngoko, kromo, kromo inggil dsb. Bahkan mungkin hanya bangsa Jawa yang punya perhitungan Kalender yang lebih sempurna lagi seperti hari Pasaran, Pahing, Pon, Wage, Kliwon, Legi.
Kemunduran bangsa Jawa atau keprihatinan Prabu Kameswara mungkin dimulai ketika Pendeta Loh Gawe ketemu Hantu Padang Karautan. Seandainya Pendeta Loh Gawe ketika bertemu Hantu Padang Karautan bisa berperan seperti Sunan Bonang ketika bertemu Brandal Loko Joyo maka mungkin sejarah tanah Jawa akan berbunyi lain, tapi kenyataan tak bisa dipungkiri Madzab Hantu Padang Karautanpun muncul dengan ciri-ciri utama untuk mendapat kekuasaan adalah dengan selingkuh, Fitnah, dan membunuh. Madzab ini terus berkembang sampai saat ini banyak pemimpin di tanah Jawa mengikuti Madzab ini.
Namun disini bangsa Jawa masih tetap punya harga diri tinggi. Pemimpin dan rakyat Jawa tidak mau kalau ada bangsa yang melecehkan orang Jawa. Ini dibuktikan Kartanegara ketika utusan Ku Bhilai Khan datang ke tanah Jawa meminta Singasari tunduk pada keturunan Jenggis Khan yang saat itu ditakuti di seluruh Dunia. Dengan sangat murka Raja Singasari pun memotong telinga utusan Raja Tiongkok itu dan menjawabnya dengan surat tantangan.

Demikian juga ketika tentara mongol ketanah Jawa, Raden Wijaya berani dan mampu menghabisinya. Sejak itu tidak ada lagi bangsa lain yang berani melecehkan orang Jawa.
Hal ini terus dipertahankan oleh Rakyat dan Raja-raja Jawa seperti Hayam Wuruk, Brawijaya V, Raden Patah, Sultan Trenggono, Joko Tingkir, Sutowijoyo dan Sultan Agung.
Runtuhnya kejayaan orang Jawa dimulai ketika Amangkurat II membunuh Pahlawan Trunojoyo di alun-alun Kraton dengan disaksikan banyak rakyat tanah Jawa dan diikuti dengan dibunuhnya orang sakti dan tokoh berilmu dengan cara diundang ke suatu perjamuan makan kemudian tempat perjamuan itu dibakar habis hingga tokoh-tokoh orang Jawa yang berilmu Tinggi banyak yang mati. Sejak itu Wong Jowo seperti anak ayam kehilangan Induk dalam ramalan dinyatakan sebagai “Wong Jowo lali Jowone”. Artinya banyak orang yang berjiwa kerdil dan bermental Jongos tidak seperti orang Jawa sebelumnya yang berani dan punya harga diri tinggi.
Sejak itu pula muncul madzab kumbokarno dengan ciri-ciri Utama cinta tanah air, jujur tapi bodoh, kerjanya hanya tidur dan baru bangun ketika lapar atau mendekati ajal.
Ditahun 1945 Kumbokarno lapar dan bangun muncul sosok asli tipe pemimpin Wong Jowo yaitu berani dan punya harga diri tinggi seperti yang dipunyai Ajisaka sampai Sultan Agung Hanyokrokusumo. Sosok itu bernama Soekarno dan rakyat Jawapun Merdeka. Kalau ada tipe pemimpin yang berjiwa kerdil bermental Jongos, gembeng nangisan tapi nangisnya bukan karena akibat melihat penderitaan rakyat melainkan akibat di isin-isin itu bukan tipe asli pemimpin Wong Jowo melainkan tipe pemimpin Wong Jowo lali Jawane.

Ditahun 1998 Kumbokarno lapar lagi dan Bangunnya Kumbokarno timbul Reformasi kemudian dia tidur lagi.
Ketika KPK dikriminalisasi Kumbokarnopun Nglilir sehingga timbul barisan FACE BOOKER kemudian ngorok lagi.
Kalau ramalan Permadi,SH. Tentang goro-goro itu benar maka goro-goro itu adalah bentroknya Madzab Kumbokarno dan madzab Hantu Padang Karautan. Salah satu pemicunya adalah tentang Presiden 3 Periode (bisa saja setelah Presiden 3 Periode baru Goro-goro).
Sehabis Goro-goro ini baru Wong cilik biso gumuyu ditandai adanya pemimpin yang menghargai dan membela setiap warganya dan punya jiwa yang berani dan punya harga diri tinggi.
Demikian tuntas sudah tulisan mengungkap Misteri Ramalan Tanah Jawa, wong cilik Biso Gumuyu dan “SABUK LEBU  LIR MAJENUN TUDANG TUDING ANGITUNG JIWANING KAWULO”.
Episode ke 4 mengungkap inti utama ramalan tanah Jawa yaitu “SAK BEJO BEJANING SING LALI ISIH BEJO SING ILING LAN WASPODO”
                                                                                                                                                                Terima Kasih

EPISODE 4
Episode ini mengungkap misteri ramalan yang berbunyi “SAK BEJO BEJANING SING LALI ISIH BEJO SING ELING LAN WASPODO” ramalan ini sepertinya tak asing bagi kita namun makna di balik misteri ramalan sepertinya tak ada seorangpun yang tahu kecuali penulisnya sendiri (KAMESWARA)  bahkan pemimpin bangsa dan Tokoh-tokoh negeri inipun tidak ada yang tahu padahal diramalan inilah terletak solusi dari kondisi bangsa Jawa (bangsa Indonesia) yang terpuruk ratusan tahun. Ketidak tahuan ini bisa diambil contoh dari kenyataan beberapa Tokoh negeri  ini seperti  Pak Safei Ma’arif yang antara lain berharap agar para pemimpin cepat siuman atau sadar.
Ma’af Pak, para pemimpin tidak lagi pingsan. Pernyataan Pak Safei Ma’arif ini kalau dikaitkan dengan ramalan diatas nilainya 25 % kemudian pernyataan Gus Dur (Almarhum) yang mengatakan bangsa ini penakut, orang yang salah tidak diapa-apakan. Demikian juga dengan pernyataan Gus Dur yang lain yang mengatakan bahwa ketika Ia bertemu Presiden Amerika, Rusia dan Perdana Menteri Inggris ketiganya tampak sedang menangis meraung-raung ketika pertanyaannya tentang kapan rakyatnya sejahtera dijawab 20 tahun lagi oleh Tuhan. Dan ganti ketika Presiden Indonesia bertanya kepada Tuhan kapan rakyat Indonesia sejahtera maka jawabnya justeru Tuhan yang menangis meraung-raung.
Kalau dikaitkan ramalan diatas keprihatinan Gus Dur ini nilainya 50% kemudian Paranormal Permadi,SH. Yang mengaku penyambung lidah Bung Karno kalau dikaitkan Ramalan diatas nilainya 60% yang hampir paham makna misteri ramalan diatas atau nilainya antara 90% s/d 95% adalah Soekarno hal ini didasarkan dari pernyataan-pernyataannya sebagai berikut :
1.     Dia menyatakan dirinya sebagai penggali Pancasila dan menggunakan Pancasila ini sebagai Dasar Negara yang Ia Proklamasikan dan Pancasila ini digali dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.
2.  Dia berani menyatakan “Go to Hell wite your aid” pada Amerika dan berani mengatakan ganyang Malaysia dan antek-anteknya.
3.   Dia menyatakan dan memberi  nama salah satu Pidatonya dengan “JAS MERAH” artinya jangan sekali-kali meninggalkan sejarah.
Hanya memahami 90% s/d 95% makna ramalan diatas Soekarno mampu memerdekakan Bangsa Indonesia(mestinya seluruh bangsa Indonesia berhutang budi pada Soekarno, kalau sekarang pemimpin justeru yang berhutang pada rakyat karena janji-janjinya).
Dari uraian ini mungkin pembaca sudah bisa menebak apa makna ramalan diatas , namun biar lebih terang benderang akan saya jelaskan dengan kunci ramalan yang berkaitan dengan ramalan yang berkaitan dengan ramalan Wong Jowo Lali Jawane.
Seperti telah dijelaskan tulisan ini sebelumnya bahwa setelah Trunojoyo dibunuh di alun-alun dan para tokoh sakti dan berilmu tinggi dibakar diruang perjamuan bangsa Jawa mengalami Inferioritas Wong Jowo Lali Jawane.
Sejak itu Wong Jowo merasa dirinya sebagai bangsa miskin, penakut, gembeng cengeng, banci berjiwa kerdil bermental jongos sampai sekarang, sehingga kalau sekarang rakyat diberi Hak memilih maka bisa dipastikan sebagian besar rakyat akan memilih pemimpin yang berasal dari orang miskin dan punya sifat-sifat penakut, gembeng cengeng (nangisan tapi nangisnya bukan akibat melihat penderitaan rakyat melainkan nangis karena diolok-olok), banci berjiwa kerdil bermental jongos dan mudah dilecehkan.
Jadi sejak peristiwa dibunuhnya Trunojoyo sampai sekarang orang Jawa baik rakyat maupun pemimpinnya merasa dirinya sebagai bangsa “INFERIOR”.
Seandainya saja Soekarno faham makna dibalik ramalan “SAK BEJO BEJANING SING LALI ISIH BEJO SING ELING LAN WASPODO” tidak hanya 90% s/d 95% tetapi faham 100% maka sikap atau pernyataan Soekarno tentu tidak hanya seperti yang dinyatakan diatas tetapi Soekarno pasti akan menyatakan:
-        Saya orang Jawa (Indonesia) anak turun Ajisaka yang mampu membuat aksara dengan bentuk suatu cerita yang tak ada tanding keindahannya.
-         Saya orang Jawa (Indonesia) anak turun Ajisaka yang mampu membuat perhitungan tahun yang indah lengkap dengan hari pasaran yang tiada duanya di dunia.
-    Saya orang Jawa (Indonesia) anak turun Rakai Pikatan Rakai Sanjaya yang mampu membuat candi Borobudur yang merupakan salah satu Keajaiban Dunia.
-     Saya orang Jawa (Indonesia) anak turunprabu Kameswara yang mampu membuat “JONGKO JOYO BOYO” sebuah ramalan yang mampu menjangkau kejadian selam seribu tahun yang tak kalah dengan NOSTRODAMUS atau peramal manapun di dunia.
-     Saya orang Jawa (Indonesia) anak turun Raja Kertanegara yang memotong telinga utusan Khu bilai Khan yang berani melecehkannya (kalau Malaysia berani melecehkan bangsa saya akan saya potong hidungnya, dan sebagainya.

Faham para pembaca ? baik akan saya simpulkan.
Kesimpulan makna dibalik misteri “SAK BEJO BEJANING SING LALI ISIH BEJO SING ELING LAN WASPODO” adalah bahwa :
“Bangsa Jawa (Indonesia) adalah Bangsa Superior hanya karena kesalahan beberapa pemimpinnya maka seakan-akan bangsa Jawa adalah bangsa Inferior.
Bangsa Jawa (Indonesia) sekarang adalah keturunan bangsa Jawa yang dahulu, bangsa yang Superior ini harus diingat betul, sebab ada banyak bangsa yang selalu berusaha agar bangsa Jawa merasa dirinya bangsa yang Inferior. Sehingga mudah dilecehkan dan mudah dikeruk kekayaannnya.
Ramalan ini adalah bukti bahwa Wong Jowo (bangsa Indonesia) adalah bangsa Superior dan ramalan ini mengingatkan agar bangsa Jawa (Indonesia) waspada terhadap keinginan bangsa lain agar bangsa Jawa (Indonesia) merasa sebagai bangsa Inferior sehingga mudah dilecehkan dan diambil kekayaannya.
Dari ramalan ini sudah bisa disimpulkan bahwa seandainya Soekarno tidak ada mungkin bangsa Indonesia tak akan pernah merdeka karena hanya Soekarno yang faham bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa Superior.
Faham Pembaca…
Kalau Faham Resikonya, anda harus membayar kalau tak bayar  anda termasuk Wong Jowo Lali Jawane, Miskin suka Gratisan..!!

                                                                                                                                                Dr. LUDJIONO – SITUBONDO
http://drludjiono.blogspot.com/

Rabu, 07 Agustus 2013

3. INILAH SATRIA PININGIT SANG RATU ADIL (PRESIDEN RI 2014-2027) - Update


Uga Wangsit Siliwangi,

“Semua mencari tumbal, tapi Budak Angon (pemuda gembala) sudah tidak ada, sudah pergi bersama Budak Janggotan (pemuda berjenggot), pergi membuka lahan baru di Lebak Cawéné!
Yang ditemui hanya gagak yang berkoar di dahan mati. Dengarkan! Jaman akan berganti lagi, tapi nanti, Setelah Gunung Gede meletus, disusul oleh tujuh gunung. Ribut lagi seluruh bumi. Orang sunda dipanggil-panggil, orang sunda memaafkan. Baik lagi semuanya. Negara bersatu kembali. Nusa jaya lagi, sebab berdiri Ratu Adil, Ratu Adil yang sejati.
Tapi Ratu siapa? darimana asalnya sang Ratu? Nanti juga kalian akan tahu. Sekarang, cari oleh kalian Budak Angon (pemuda gembala).
Silahkan pergi, ingat jangan menoleh kebelakang!”

Tanpa basa-basi, langsung main tohok, main tunjuk penemuan spektakuler abad ini... mendakwa berdasarkan pengetahuan dari hadits kolaborasi dengan ramalan Jawa/Sunda, maka dengan ini penulis mengambil kesimpulan bahwa:

Ratu Adil I : (Mohon maaf disensor)
Peran : 
Umur : 
Profesi : 
Alamat :





Ratu Adil II : (Mohon maaf disensor)
Peran : 
Umur : 
Profesi : 
Alamat : 

Mengapa penulis mendakwa mereka beliau berdua demikian?

Kepada kedua beliau penulis sudah berjumpa/tatap muka sebanyak 4 (empat) kali dan banyak mengadakan perbincangan di rumah beliau.
Atas dasar perbincangan dan cerita di blog-blog, maka RA I melalui mimpi maupun pandangan mata langsung (vision) berperan sebagai Imam Mahdi, demikian juga ketika sedang perang gaib, bisa lewat mimpi maupun rogoh sukmo/melepas sukma.
Hal yang sama terjadi juga dengan RA II, melalui mimpi berperan sebagai Nabi Isa/Yesus, namun ketika perang gaib hanya melalui mimpi saja.
Tahun 2009, RA II pernah mimpi Nabi Isa/Yesus berdiri diatas pundak RA II dan dihadapan beliau seolah-olah ada Allah SWT tapi tidak tampak.
Hal ini mengingatkan penulis kepada salah satu hadits bahwa para Nabi berdiri di pundaknya para Ulama.

Kedua beliau ini bertemu sudah lama dan mirip seperti anak dan bapak angkat karena RA I orang jawa yang tinggal di Sumatera dan sejak kecil merantau ke Jawa. Ketika pertama bertemu, RA I dengan pandangan gaibnya dapat melihat bahwa RA II memiliki sesuatu yang sangat misterius dan hal ini membuat dia tunduk dan menganggap beliau seperti ayahnya sendiri yang perintahnya selalu ditaati.

Sekitar tahun 2009 di masjid Demak, RA I baiat kepada RA II/Nabi Isa dengan disaksikan oleh banyak gaib pakaian putih.

RA I sering mengalami perang gaib secara sadar maupun mimpi dan yang paling berkesan adalah ketika tidur selama 2 (dua) jam waktunya serasa 2 (dua) tahun karena mengalami perang gaib menyusuri dari ujung barat Jawa sampai ujung timur dan berhasil mengumpulkan gaib buruk sebanyak seluas kota S dengan bersenjatakan pedang bergambar bintang tunggal.
Ketika terbangun dari tidur, badan rasanya loyo/lelah sekali dengan wajah pucat pasi.

Pada saat berangkat perang gaib, RA I terbang digendong di dadanya sosok gaib "Hitam Mengkilat" yang bisa berubah badannya menjadi besar sekali menuju lokasi perang. Si "Hitam Mengkilat ini adalah salah satu pasukan dari RA II.
Kadang-kadang sosok gaib si "Hitam Mengkilat" berubah menjadi kecil sekali dan menempel di dahinya RA I.

RA I juga pernah didatangi iblis/dajjal laknatullah yang dalam keadaan marah berkata “Dunia ini kamu mau jadikan apa...?”.
Beliau juga pernah diperlihatkan 7 (tujuh) hulubalang/panglima perangnya dajjal yang bersosok afrika, jepang dll.

Beliau RA I mempunyai keistimewaan yang boleh juga disebut ilmu laduni karena tidak pernah belajar dan hanya mengandalkan sholat 5 waktu saja yaitu bisa menjawab semua masalah gaib maupun nyata pada saat itu juga ketika ditanyakan, dan petunjuk yang beliau terima bisa berupa suara ataupun gambar/film.

Untuk saat-saat sekarang ini, RA I dalam kondisi istirahat dalam perang gaib dan digantikan oleh RA II karena musuh semakin berat, sudah setingkat panglima perangnya iblis/dajjal laknatullah dan memang sekaranglah saatnya tugas berperang bagi RA II sesuai dengan hadits bahwa turunnya nabi Isa salah satu tugasnya adalah membunuh dajjal laknatullah.
Dajjal dalam pandangan gaib RA I berujud orang dengan mata hanya 1 (satu), rambut ombak/keriting dan bertelanjang dada memakai celana pendek.

Sudah banyak sekali gaib buruk yang beliau berdua kalahkan tapi hal ini tidak diceritakan dalam blog untuk menjaga tali silaturahmi sesama penghuni blog.

Ada sebuah pertanyaan tentang analisis penulis.
Mengapa yang muda lebih dahulu jadi presiden daripada yang tua?

Hasil analisa penulis, bahwa RA I mempunyai ilmu laduni yang berupa mampu menjawab setiap masalah baik yang berupa gaib maupun nyata. Dengan ilmu itulah beliau mampu memperbaiki carut marutnya persoalan bangsa dan negara Indonesia tercinta ini ketika krisis moral, politik dan ekonomi melanda pada tahun 2014. 

Beliaulah RA I sebagai peletak dasar selama masa transisi kepemimpinan dalam memperbaiki moral, politik dan ekonomi bangsa ini sehingga kelak kedepan menjadi bangsa yang terpandang sedunia. Sehingga ketika estafet kepemimpinan berpindah, maka Indonesia sudah dalam keadaan makmur, adil dan maju.

Sedangkan RA II masih mempunyai tugas yang belum tuntas yaitu membunuh iblis/dajjal laknatullah yang sekarang ini sementara tengah sembunyi dalam bentengnya yang tersebar dimana-mana dan dalam keadaan gusar serta gelisah karena anak buahnya kalah perang gaib melulu, sehingga beliau RA II untuk sementara tetap menjalankan tugas menjaga alam gaib Indonesia dari gangguan iblis/dajjal laknatullah dan antek-anteknya sekaligus sebagai pembimbing RA I dalam mengelola negara.

Menurut hadits, Nabi Isa (RA II) menyerahkan kedudukan imam sholat ketika Imam Mahdi (RA I) mempersilahkan Nabi Isa (RA II) sebagai imam. Hal inilah yang menurut penulis semacam penyerahan kekuasaan sehingga memperkirakan bahwa kelak yang menjadi presiden angkatan pertama Ratu Adil adalah Imam Mahdi (RA I).

Dari Jabir bin Abdullah Ra. yang berkata: “Aku mendengar Rasulullah Saw. bersabda: “Senantiasa ada di kalangan umatku golongan yang berjuang diatas kebenaran, mereka senantiasa ada hingga hari kiamat. Kemudian turunlah Isa bin Maryam As. dari langit, dan berkatalah pemimpin mereka (Imam Mahdi): “Silakan menjadi imam shalat kami.” Namun Nabi Isa menjawab: “Tidak, sebagian kamu adalah kemuliaan Allah SWT atas umat ini (umat Islam).” (HR. Muslim).

Menurut hadits, RA I akan berkuasa selama 6-7 tahun dan akan digantikan oleh RA II selama 6-7 tahun.
(Tahun 2027 RA II meninggal dalam usia 67 tahun, menurut kabar dari mimpi beliau sendiri).
Jadi kurun waktu mereka beliau berdua berkuasa adalah selama 13 (tigabelas) tahun, mulai 2014 sampai dengan 2027.

Dari Abu Said al-Khudri Ra. berkata bahwa Rasulullah Saw. bersabda: “Al-Mahdi itu dari keturunanku, dahinya lebar dan hidungnya mancung. Ia akan memimpin dunia dengan penuh kejujuran dan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kedzaliman dan kecurangan. Ia memimpin selama 7 tahun.” (HR. Abu Dawud).

Demikian dakwaan serius dari penulis.
Penulis tidak memaksakan cerita diatas untuk dipercayai oleh para pembaca terutama para spiritualis, tetapi apabila tidak percaya dan jika berkenan, silahkan dikonfirmasikan langsung sendiri kepada beliau berdua yang bersangkutan.

Dan penulis yakin para penanya akan mendapatkan jawaban yang sangat formal dan khas, “Embuh... Saya tidak tahu!”.

Senin, 05 Agustus 2013

2. PEMBUKA BLOG

Segala puji bagi Allah SWT atas petunjuk dan ridhoNya sehingga bisa terwujud blog sederhana ini.

Tujuan penulisan dan pembuatan blog semata-mata karena krenteg ing ati atau keinginan hati penulis mencari tahu siapa Imam Mahdi dan sekaligus mengabarkannya ke khalayak umum apabila pencarian ini membawa hasil.

Penantian penulis terhadap kemunculan Imam Mahdi mendorong penulis untuk aktif mencari tahu segala macam informasi tentang beliau melalui media internet, dan anehnya yang penulis temukan adalah banyak blog menulis tentang Satria Piningit dan para bloger menunggu dengan sepenuh hati kedatangan Satria Piningit bukannya Imam Mahdi.

Who is Satria Piningit?

Mulai dari blog eddycorret.wordpress.com, sabdalangit.wordpress.com, nurkalakalidasa.wordpress.com, akigendengbanget.wordpress.com, dan yang terakhir leadershipprincipal.wordpress.com telah penulis ikuti bahkan ikut berperan aktif menulis tapi grothal-grathul tidak paham karena kebanyakan bloger adalah penikmat dunia gaib sedangkan penulis adalah penikmat hadits, so... kapan nyambungnya...?

Dengan semangat 45 dan dengan sedikit banyak kekhawatiran tentang sesuatu hal maka penulis tetap nekat ikuti. Titik terang mulai terlihat ketika ngeblog di akigendengbanget dan ternyata memang ada hubungannya atau benang merah antara Satria Piningit Sang Ratu Adil dengan Imam Mahdi.

Maka dengan mengucap bismillahir rohmanir rohim tanpa seijin yang bersangkutan tapi semoga mendapat ijin dan ridho dari Allah SWT, saya ungkap siapa yang menjadi Satria Piningit Sang Ratu Adil presiden RI tahun 2014.
Terserah kepada para pembaca dan para spiritualis semua mau percaya atau tidak.

Terima kasih saya ucapkan untuk kang Edy, kang Sabda, kang Nurkala, kang Bagus (Bejo Banget) dan kang ‘kolonel’ ABR yang telah mengijinkan saya untuk berteduh dan bertamu di blognya. Serta tidak lupa ucapan terima kasih kepada kakang-kakang lain seperti kang Nurkahuripan, kang Sasmitaurip, kang Raja Dewa, kang Tembayat, kang Raja Pandita, kang Togog, kang Prabu Haryang Kencana, pak Surya dan masih banyak yang lain atas perbincangan hangatnya lewat blog.

Ttd,
Gaib Pos.
(catatan: blog ditutup kalau yang bersangkutan/terdakwa sudah duduk di kursi kepresidenan ataupun kalah perang di dunia gaib.)